Rumah / Inspirasi / AERATOR KERAN

AERATOR KERAN

Apa itu Aerator dan Mengapa Saya Membutuhkannya?

Apa itu Aerator Keran?

Aerator faucet adalah perangkat bulat kecil yang terdiri dari layar logam atau plastik yang disebut mixer, kerah atau wadah berulir ganda, dan mesin cuci neoprena atau silikon. Umumnya, aerator keran standar akan membatasi aliran air hingga 1,8 atau 2,2GPM.

Apa Tujuan Aerator Faucet?

Melepaskan aerator dan mengetuknya secara terbalik dapat melepaskan sedikit pasir atau kerak yang dihasilkan oleh bagian dalam pipa. Meskipun aerator menyaring kotoran, ini bukanlah tujuan utamanya. Sebaliknya, aerator keran meningkatkan aliran air dan membuatnya terasa lebih lembut saat disentuh. Dengan memasukkan gelembung-gelembung kecil ke dalam air, aerator keran memungkinkan keran bekerja lebih lama dengan menggunakan lebih sedikit air.

  • Menciptakan aliran air yang lebih luas
  • Mengurangi percikan air di baskom
  • Membantu menghemat air dengan membuat aliran air lebih produktif
  • Selain itu dapat menghemat air bila dipasang aerator penahan aliran
  • Gelembung mengaktifkan sabun lebih cepat, menghemat sabun dan air
  • Memberikan rasa air yang lebih lembut di tangan
  • Memberikan air minum rasa yang lebih ringan dan segar
  • Menyaring sedimen

Aerator tidak diperlukan dan bahkan mungkin kontraproduktif pada beberapa keran eksterior (seperti untuk selang taman), keran pancuran atau bak mandi, atau keran pasokan air mesin cuci pakaian.

Cara Mengganti Aerator Keran

Aerator keran dapat dengan mudah diganti atau dipasang hanya dengan dua alat sederhana: tang dan handuk. Tang lidah dan alur (Channellock adalah salah satu merek tersebut) adalah jenis tang terbaik untuk proyek ini. Handuknya harus berukuran kecil karena Anda akan menggunakannya sebagai alat pelindung saat menempelkan tang ke aerator keran.

  1. Dengan handuk, bersihkan benang bagian dalam keran.
  2. Pastikan aerator telah terpasang sepenuhnya. Aerator keran khususnya harus memiliki mesin cuci untuk mencegah kebocoran.
  3. Tempatkan aerator di ujung keran sampai benangnya tersangkut.
  4. Pasang aerator searah jarum jam secara manual ke dalam keran.
  5. Bungkus handuk di sekitar aerator keran dan kencangkan dengan kunci pas.
  6. Nyalakan air dengan volume penuh untuk mengujinya.

Cara Membersihkan Aerator Keran

Membersihkan aerator keran terkadang dapat meningkatkan aliran air dengan menghilangkan sedimen, kerak, atau pasir lainnya dari filter jaring. Sekalipun aliran air Anda memuaskan, sebaiknya Anda membersihkannya minimal dua kali setahun untuk menjaga kesegaran air.

  1. Tutup sumbat wastafel untuk menghindari hilangnya bagian-bagian ke saluran pembuangan.
  2. Lepaskan aerator keran dan letakkan di atas handuk bersih.
  3. Bongkar aerator jika memungkinkan.
  4. Rendam aerator dalam cuka putih selama satu jam.
  5. Buang cuka dan bilas dengan air bersih.
  6. Ganti aerator pada keran dan nyalakan air untuk pengujian.

Jika Anda tertarik dengan produk kami atau memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan kami.

Hubungi kami
Tinggalkan pesan

Hubungi Kami